Isu Apa Sih yang Diangkat KLHK Untuk COP Nanti?

Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun ini atau lebih dikenal dengan COP (Conference of the parties) sebentar lagi akan di selenggarakan tepatnya pada awal Desember 2019.


Sobat Luluk’s Update sudah pada tahu apa itu COP?


COP sendiri telah diadakan di Paris sejak 30 November sampai 12 Desember 2015. Konferensi ini merupakan konferensi tahunan ke 21 anggota UNFCCC sejak UNFCCC berdiri pada tahun 1992, dan konferensi ke 11 sejak Konferensi Protokol Kyoto 1997. Dari konferensi ini, lahirlah Persetujuan Paris (Paris Agreement) yang diadopsi secara aklamasi oleh negara anggota.


BACA JUGA : PR MENDESAK PRESIDEN DAN KABINET PERKUAT AKSI UNTUK MELAWAN KRISIS IKLIM


Persetujuan ini akan mengikat secara hukum jika setidaknya 55 negara yang mewakili 55 persen emisi gas rumah kaca global tahunan meratifikasi Persetujuan Paris atau mendaftarkan diri di New York dari 22 April 2016 hingga 21 April 2017.


Terkait dengan persiapan COP25 yang akan diadakan tahun ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan mengangkat beberapa isu yang menarik. Berdasarkan pantauan Luluk’s Update, KLHK akan mengangkat isu perubahan iklim dan sampah, sirkular ekonomi dan mitigasi deforestasi dan degradasi hutan dan gambut.


Bukan hanya terkait dengan COP25, pada pekan ini, media juga menyoroti rencana Uni Eropa (EU) akan menghentikan pendanaan proyek-proyek berbahan bakar fosil di 2022 sebagai upaya memerangi perubahan iklim.


UE berhenti membiayai bahan bakar fosil dan akan meluncurkan strategi investasi iklim paling ambisius dari lembaga keuangan public. European Investment Bank (EIB) akan menggelontorkan US$ 1,1 triliun untuk investasi ramah lingkungan.  Keputusan ini dilakukan pasca permintaan Presiden Komisi Eropa yang meminta EIB berubah menjadi bank iklim.


Nah, kalau sobat Luluk’ Update pengen tahu lebih banyak pemberitaan pekan ini, langsung aja ya, unduh tautan yang telah tersedia. Semoga bermanfaat.


Silahkan download file yang berkaitan dibawah ini:

 Pemberitaan Media Edisi Minggu III November 2019.pdf