Gugatan KLHK Terkait Karhutla Dikabulkan
Ilustrasi Karhutla (Ferdi Almunanda/detikcom)

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan KLHK terhadap PT Pranaindah Gemilang (PG) terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Majelis hakim yang diketuai Hariyadi memutuskan PT PG terbukti telah menyebabkan terjadinya kebakaran lahan seluas 600 hektar dan mengakibatkan kerusakan lahan gambut di Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.


PT PG dihukum membayar kerugian lingkungan hidup sebesar Rp 238 miliar, KLHK menyebut majelis hakim juga menghukum PT PG tidak melakukan kegiatan apa pun dalam lahan gambut, membayar bunga denda sebesar 6 persen per tahun dari total nilai ganti rugi lingkungan hidup dan membayar perkara sebesar Rp 5,5 juta.


BACA JUGA: Webinar ÔÇťAncaman Kebakaran Hutan Di Tengah Pandemi" 


Selain menggugat PT PG, KLHK saat ini juga menggugat lima perusahaan perkebunan yang diduga telah membakar lahan di areal perkebunan.


Lima perusahaan perkebunan itu adalah:

1. PT Sari Asri Rejeki Indonesia di PN Negeri Jakarta Barat,

2. PT Rambang Agro Jaya di PN Jakarta Pusat,

3. PT Asia Palem Lestari di PN Jakarta Utara,

4. PT Sumber Sawit Sejahtera di PN Jakarta Pusat

5. PT Putra Lirik Domas di PN Jakarta Utara.


Dapatkan pemberitaan media lebih lengkap dengan mengunduh lampiran yang tersedia di bawah ini.


Silahkan download file yang berkaitan dibawah ini:

 Pemberitaan Media 27 Juli - 2 Agustus 2020.pdf