1000 Gagasan: Delly Ferdian

Delly Ferdian atau yang akrab disapa Delly terbilang sangat aktif bergagasan di berbagai media atau lebih dikenal sebagai kolumnis. Lebih dari 300 artikel opini Delly telah dimuat dengan konsen ekonomi politik. Jebolan Ilmu Politik Universitas Andalas ini sekarang aktif sebagai salah satu pegiat sosial di Yayasan Madani Berkelanjutan sebagai soerang Digital Media Specialist.


Terkait dengan 1000 Gagasan Pembangunan Ekonomi Tanpa Merusak Lingkungan, Delly yakin bahwa anak muda khususnya milenial dapat berperan penting dalam mendukung terwujudnya agenda ini. Sebagai salah satu kontributor, Delly menyumbangkan gagasannya yang dengan judul “Green Millennialnomic: Mendorong Milenial Bangun Ekonomi Berbasis Ekologi”.


Menurut Delly, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan milenial untuk mewujudkan pembangunan ekonomi tanpa merusak lingkungan ala milenial itu sendiri. Pertama, menciptakan tren lifestyle yang ramah lingkungan. Sebuah kenyataan bahwa milenial selalu terdepan dalam hal menciptakan tren bagi masyarakat. Dalam hal ini, milenial harus menjadi trendsetter gaya hidup yang ramah lingkungan seperti menggunakan peralatan yang ramah lingkungan atau tidak menggunakan plastik sekali pakai, menciptakan budaya tidak membuang sampah sembarang, menciptakan kebiasaan untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor, dan banyak kebiasaan hidup lainnya yang kekinian.


Kedua, memaksimalkan peran media sosial untuk kampanye lingkungan. Milenial yang melek teknologi sangat lihai untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Misalnya, dalam kasus karhutla, milenial dapat memberikan edukasi terkait dengan karhutla kepada publik melalui vlog, infografik, gambar, dan banyak lainnya, agar tercipta kesadaran bahwa merusak lingkungan itu sangat tidak baik. Kemampuan tersebut seharusnya juga digunakan untuk mempromosikan kepada publik bahwa menjaga lingkungan merupakan sebuah keharusan bagi siapa saja.


Ketiga, mengembangkan startup berbasis lingkungan. Karena sangat unggul dalam pengembangan fintech, milenial dapat merambah bisnis jasa lingkungan dengan memanfaatkan teknologi kekinian. Bisnis tersebut bisa berupa jasa pengelolaan sampah seperti halnya bank sampah, social entrepreneur pengembangan UMKM perhutanan sosial, pariwisata, dan banyak macam bisnis lingkungan lainnya. Tentu semua itu dapat dilakukan karena bisnis jasa lingkungan adalah bisnis masa depan.