1000 Gagasan: Muhammad Mufti

Pemuda asal Cianjur yang bernama Muhammad Mufti ini memiliki antusiasme yang tinggi pada dunia pendidikan. Belum cukup ia menyelesaikan gelar sarjana hukum dari salah satu universitas negeri di Bandung, di saat yang sama ia juga merupakan mahasiswa tingkat akhir dari Universitas Padjadjaran untuk studi Sastra Arab. Motivasi Mufti yang kuat dalam dunia pendidikan, merupakan modal kuat Mufti untuk melakukan riset yang berujung pada penulisan gagasan yang ia tuangkan dalam tulisan berjudul Meningkatkan Perekonomian Berkelanjutan Melalui Regulasi dan Pengawasan


Dalam gagasannya, Mufti menjelaskan bagaimana banyak bencana yang terjadi di Indonesia dapat dikategorikan sebagai bencana hidrometeorologi yang salah satunya disebabkan oleh kerusakan kawasan hutan Indonesia. 


BACA JUGA: 1000 Gagasan: Andika Julianto Trilaksana


Perusakan hutan yang terus menerus dilakukan dengan dalih peningkatan perekonomian tentunya perlu dipertimbangkan kembali untuk memastikan bahwa pemenuhan kebutuhan ekonomi tersebut juga diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Untuk itu, Mufti menawarkan gagasan kepada pemerintah untuk merevisi berbagai regulasi bagi kegiatan ekonomi yang melibatkan hutan agar tidak melakukan eksploitasi berlebihan. 


Hal yang tak kalah penting dari penetapan sebuah regulasi adalah penerapan dan pengawasan terhadap regulasi tersebut.  Sebaik apapun regulasi, tanpa adanya penerapan dan pengawasan yang baik hanya akan menjadi sesuatu yang percuma. Oleh karena itu, regulasi yang sudah ditetapkan harus diterapkan secara menyeluruh dan pengawasannya dilakukan secara masif oleh aparat penegak hukum.