1000 Gagasan: Muhammad Zaki Maarif Firman

Muhammad Zaki Maarif Firman atau Zaki merupakan seorang mahasiswa asal Makassar yang sedang melanjutkan studinya di Institut Pertanian Bogor. Sebagai seorang mahasiswa tahun terakhir, Zaki kerap menyibukkan dirinya bergelut di dunia pembuatan konten media sosial yang kini sedang marak dimanapun. 


Di tengah kesibukannya menyelesaikan studi dan mengembangkan keahliannya di bidang penyusunan konten, Zaki juga berkontribusi mengirimkan gagasannya pada seri 1000 Gagasan ekonomi tanpa merusak lingkungan yang ia beri tajuk Food Technology Startup Berorientasi Lingkungan


Gagasannya dilatarbelakangi oleh eksistensi perusahaan rintisan (startup) yang kian menjamur yang maa kehadiran inovasi teknologi baru di berbagai sektor ini sangat berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia, baik skala mikro maupun makro. Menurutnya, tantangan berikutnya adalah bagaimana menghadirkan model bisnis industri pangan yang dapat mendatangkan keuntungan besar bukan hanya dari segi ekonomi, tapi juga segi lingkungan. 


BACA JUGA: 1000 Gagasan: Karina Dwita Shafira


Untuk mencapai hal tersebut, setidaknya terdapat 3 lingkup industri pangan yang perlu didisrupsi dengan menghadirkan inovasi yang lebih ramah lingkungan. Lingkup yang pertama adalah optimalisasi pangan lokal, kemudian reduksi angka food loss dan food waste, dan yang terakhir adalah substitusi bahan kemasan yang tidak ramah lingkungan. 


Ketiga lingkup tersebut perlu dikelola dengan sebaik-baiknya dalam rangka mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Kehadiran inovasi berupa food technology startup berorientasi lingkungan dapat menjadi solusi. Layanan digital dapat menghubungkan petani lokal dengan konsumen secara mudah, memungkinkan traceability suatu bahan pangan, mengelola daur ulang sampah makanan secara optimal, mengolah hasil panen bermutu rendah namun masih layak konsumsi, serta menggiatkan penelitian dan pemakaian kemasan ramah lingkungan sehingga harganya lebih terjangkau.