Madani

Aksi Iklim yang Inklusif dan Kolaboratif di Bawah Kepemimpinan Generasi Selanjutnya: Kontribusi NPS terhadap Strategi Pembangunan Jangka Panjang

Tidak ada jalur yang layak untuk mencapai tujuan jangka panjang pembangunan yang berkelanjutan, rendah emisi, dan tahan terhadap perubahan iklim tanpa melibatkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dan lintas lapisan dalam aksi iklim, baik dari aktor negara maupun non-negara.

Hal ini juga sejalan dengan semangat Perjanjian Paris yang bertujuan untuk memastikan kerangka kerja perubahan iklim yang transparan, adil, dan kolaboratif. Perubahan menuju praktik yang lebih baik dan berkelanjutan harus dipandu oleh kebijakan nasional yang lintas sektor, saling terhubung, dan holistik, yang secara konsisten mengakomodasi perspektif global dan sub-nasional. Para Pemangku Kepentingan Non-Pihak (termasuk namun tidak terbatas pada: pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, masyarakat adat dan lokal, sektor swasta, serta akademisi) merupakan mitra dari Pemangku Kepentingan Pihak dalam mencapai komitmen-komitmen ini.

Pada Agustus 2021, Kelompok Kerja I dari Laporan Penilaian Keenam IPCC (AR6) menyimpulkan bahwa sangat mungkin dunia akan mengalami pemanasan lebih dari 1,5°C pada tahun 2030, dan bisa mencapai 4,4°C pada akhir abad ini jika tidak ada aksi iklim yang agresif dan menyeluruh dimulai dari sekarang.

Dampak yang menghancurkan seperti kerusakan yang tidak dapat dipulihkan, meningkatnya bencana, dan menurunnya pertumbuhan ekonomi merupakan masa depan yang diperkirakan akan dihadapi oleh generasi mendatang. Indonesia telah menyerahkan dua dokumen penting, yaitu Pembaruan Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (NDC) dan Strategi Jangka Panjang untuk Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim 2050 (LTS-LCCR 2050), yang menekankan rencana negara dalam pengurangan emisi sektoral dan aksi untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Kedua dokumen ini akan menjadi panduan dalam pelaksanaan pembangunan rendah emisi di Indonesia. Semua pemangku kepentingan, baik negara maupun non-negara, perlu bekerja sama dan mengambil tindakan nyata untuk membawa Indonesia menjadi pemimpin dalam transisi menuju masa depan yang berkelanjutan, tangguh, adil, dan rendah emisi.

Unduh laporan “Aksi Iklim Inklusif dan Kolaboratif di Bawah Kepemimpinan Generasi Selanjutnya: Kontribusi NPS terhadap Strategi Pembangunan Jangka Panjang” melalui tautan berikut.

 

Aksi Iklim yang Inklusif dan Kolaboratif di Bawah Kepemimpinan Generasi Selanjutnya

Tags :

Share :

Latest Posts