Siaran Pers

May 23, 2019

P.10 Membahayakan Pencapaian Komitmen Iklim Indonesia

Peraturan Menteri P.10/2019 yang seharusnya hanya mengatur masalah teknis penetapan puncak kubah gambut untuk menentukan area fungsi lindung ekosistem gambut ini justru ‘menyelipkan’ norma baru yang secara keseluruhan melemahkan perlindungan ekosistem gambut.
May 20, 2019

Perlindungan Permanen Hutan Alam dan Gambut Tersisa, Kunci Keberhasilan Komitmen Iklim Indonesia

Riset World Resources Institute pada 2017 menunjukkan bahwa moratorium hutan adalah kebijakan mitigasi kehutanan dengan potensi penurunan emisi paling tinggi.
April 23, 2019

Presiden Terpilih Harus Pertahankan Agenda Hutan untuk Rakyat demi Pencapaian Komitmen Iklim Indonesia

Saat ini, telah banyak pembelajaran dari pengelolaan hutan oleh masyarakat yang sangat berharga untuk memperkuat kontribusi perhutanan sosial terhadap pencapaian komitmen iklim Indonesia.
April 12, 2019

RUU Perkelapasawitan Minim Urgensi dan Melanggengkan Ironi

Meski kelapa sawit menjadi penyumbang devisa, namun kelapa sawit juga turut mendorong ledakan konflik.
February 27, 2019

Anggota Legislatif Masih Setengah Hati Memperjuangkan Penguatan RUU Konservasi

Payung hukum konservasi yang digunakan negara saat ini sudah tidak lagi relevan dengan kompleksitas permasalahan di tingkat tapak.
February 18, 2019

Debat Capres Jilid 2: Komitmen Iklim Nasional Gagal Menjadi Perhatian Capres

Dalam debat ini, isu kerusakan hutan, deforestasi, serta rehabilitasi lingkungan hidup tidak disebut oleh kedua kandidat sementara isu korupsi sumber daya alam serta masyarakat adat hanya disebut sekali oleh Jokowi.
January 23, 2019

Bagaimana nasib RUU Masyarakat Hukum Adat di tangan DPR ke depan?

Dapil masyarakat adat tidak menjamin anggota DPR berpihak pada nasib mereka.
December 6, 2018

COP 24 Katowice: Tingkatkan Ambisi, Hentikan Deforestasi dalam NDC

November 29, 2018

Prabowo-Sandi, Perkuat Komitmen Perbaikan Tata Kelola Hutan dan Lahan pada Visi & Misi 2019-2024

Solusi-solusi yang ditawarkan Prabowo-Sandi berpotensi memperluas masalah ketimpangan penguasaan lahan dan laju ekspansi perkebunan monokultur, mengingat adanya komitmen untuk merehabilitasi hutan rusak menjadi hutan tanaman industri.