Diskusi Terarah: Mewujudkan Indonesia Tangguh dalam Kabupaten Lestari

Peluncuran Laporan “Hutan dalam Pemilu 2019: Studi Kasus Pilkada Serentak 2018”
August 9, 2018
Talkshop: Biofuel, Nasib Hutan dan Gambut
June 4, 2018
Yayasan Madani Berkelanjutan membantu Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi kabupaten anggota melalui penelitian lapangan dan analisis kebijakan. Dari hasil kajian tersebut, Yayasan Madani Berkelanjutan mengusulkan tiga kabupaten yang potensial untuk melakukan intervensi pertama, yaitu pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut di Siak, pengembangan komoditas berkelanjutan di Sintang, serta reforma agraria dan perhutanan sosial di Sigi.

Dalam rangka menindaklanjuti temuan itu menjadi kerja sama riil, Madani Berkelanjutan menyelenggarakan diskusi terarah ini untuk menggali tantangan yang dihadapi masing-masing kabupaten dan peluang kolaborasi yang dapat dieksekusi ke depan di Hotel Morrissey Jakarta, 12-13 Juli 2018. Selain menyampaikan hasil kajian yang disusun oleh Madani Berkelanjutan, peserta diskusi yang terdiri dari pejabat pemerintah tiga kabupaten dan mitra organisasi masyarakat sipil turut merencanakan peran dan skenario kerja bersama untuk mewujudkan visi Kabupaten Lestari.
Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) merupakan forum kemitraan dan komunikasi nasional yang dibentuk oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama sejumlah elemen masyarakat sipil untuk mendorong percepatan implementasi visi kabupaten lestari guna menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan, dengan fokus pada tata kelola lahan, baik di dalam dan/atau antarkabupaten melalui metode pelibatan inovatif. Beberapa program prioritas yang disepakati untuk diusung oleh LTKL ialah mendorong pengembangan (i) komoditas berkelanjutan, (ii) reformasi agraria/perhutanan sosial, (iii) pencegahan kebakaran hutan/lahan, (iv) energi bersih terbarukan dan (v) restorasi/konservasi. Lima poin ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) yang hendak dicapai tahun 2030 mendatang. Kenali selengkapnya di situs resmi LTKL.