
Dokumen Indonesia:
Menentukan "Batas Atas" Perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia Berdasarkan Perspektif Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDTLH)
Studi ini mengkaji batas atas (plafon) luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia berdasarkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (D3TLH). Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi ukuran perkebunan yang optimal guna mendukung kebutuhan ekonomi tanpa melampaui batas ekologis.
Analisis ini menerapkan metode jejak ekologis, data biofisik, dan pemodelan spasial untuk memperkirakan kebutuhan dan kesesuaian lahan. Faktor pembatas seperti kawasan konservasi, lahan gambut, hutan, dan wilayah adat dimasukkan untuk menghindari kerusakan lingkungan dan konflik sosial.
Hasil penelitian menunjukkan angka batas atas nasional sekitar 18,15 juta hektar, yang mendekati luas wilayah yang ada saat ini, yang berarti ruang ekspansi sangat terbatas. Studi ini merekomendasikan untuk memprioritaskan peningkatan produktivitas, peremajaan tanaman (replanting), dan kebijakan berbasis keberlanjutan.



