
Dokumen Indonesia:
Ulasan Invasi Titik Panas terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan 2019
Laporan ini menyajikan tinjauan tentang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2019 dan Kawasan Rawan Kebakaran (KRK) tahun 2020, menemukan bahwa sebagian besar (63,28 persen) dari area yang terbakar pada tahun 2019 adalah area yang baru terbakar yang belum pernah terbakar sejak tahun 2015, dengan kebakaran terutama terjadi di kawasan hutan (54,88 persen), khususnya di hutan produksi yang dibebani konsesi, dan 44 persen berdampak pada ekosistem gambut, yang sebagian besar merupakan gambut lindung. Provinsi-provinsi yang paling terdampak oleh area terbakar terluas pada tahun 2019 adalah Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah, yang juga merupakan provinsi prioritas restorasi lahan gambut.
Lima provinsi dengan KRK terbesar pada tahun 2020 adalah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Papua, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan, yang membutuhkan perhatian khusus dan langkah-langkah pencegahan dini. Laporan ini menyimpulkan bahwa karhutla tahun 2019 berkorelasi dengan tingginya laju ekspansi area perkebunan kelapa sawit di tiga provinsi dengan area yang baru terbakar terluas, serta menggarisbawahi pentingnya merestorasi dan melestarikan ekosistem gambut, pengawasan ketat terhadap pemegang izin, dan mengintegrasikan upaya rehabilitasi hutan dengan pencegahan kebakaran guna meminimalkan karhutla di masa mendatang.



