
Dokumen Indonesia:
Mengoptimalkan Pencegahan dan Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Rawan Kebakaran untuk Mencapai FOLU Net Sink 2030 Indonesia
Madani mengidentifikasi 67,9 ribu hektare Area Potensi Terbakar (APT) antara Januari dan Juli 2022, dengan APT tertinggi tercatat pada bulan Juli. Data APT menunjukkan korelasi yang kuat (91%) dengan kumpulan data SIPONGI yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Sekitar 38% atau 25,6 ribu hektare APT berada di dalam Fungsi Ekosistem Gambut, dengan separuh dari area tersebut masuk ke dalam Fungsi Perlindungan Ekosistem Gambut. APT juga teridentifikasi di area yang direkomendasikan untuk perluasan target restorasi gambut (5,5 ribu hektare), yang mana 90% di antaranya berada di dalam Fungsi Perlindungan Ekosistem Gambut.
Untuk mencapai target FOLU Net Sink Indonesia 2030, BRGM harus memperluas target prioritas restorasi gambut, khususnya pada Fungsi Perlindungan Ekosistem Gambut, area PIPPIB (Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru), dan lokasi-lokasi yang mengalami bekas kebakaran berulang.



