PUBLIKASI

Wawasan Berbasis Bukti
untuk Aksi Iklim.

Access research reports, policy briefs, and data-driven resources that support transparent, fair, and sustainable climate decision-making in Indonesia.

Access research reports, policy briefs, and data-driven resources that support transparent, fair, and sustainable climate decision-making in Indonesia.

a man standing in front of a large amount of books

Dokumen Indonesia:

Merasionalkan Bauran Energi dan Mentransformasi Tata Kelola Bahan Bakar Nabati (BBN) di Indonesia

Target pencampuran biodiesel B40 pada tahun 2025 dan B50 pada tahun 2026 berpotensi mendorong ekspansi kelapa sawit hingga lebih dari 6 juta hektar, meningkatkan risiko deforestasi, emisi karbon, dan konflik agraria. Ekspansi ini bertentangan dengan komitmen iklim dan melampaui daya dukung lingkungan maksimum sebesar 18,15 juta hektar.

Skenario Intervensi yang didasarkan pada peningkatan produktivitas (6 ton/ha) dan tanpa ekspansi lahan dapat menghasilkan total manfaat ekonomi sebesar USD 37,1 miliar sekaligus menghilangkan biaya sosial dan lingkungan. Angka ini secara signifikan lebih tinggi daripada skenario Business as Usual (BAU), yang menghasilkan manfaat sebesar USD 30,38–31,36 miliar namun menimbulkan biaya sosial dan lingkungan sebesar USD 3,74–4,72 miliar.

Kebijakan bahan bakar nabati saat ini didominasi oleh kepentingan makroekonomi, seperti yang dibuktikan oleh alokasi hampir 95% dana BPDPKS untuk subsidi biodiesel yang secara tidak proporsional menguntungkan korporasi besar. Untuk mencapai industri bahan bakar nabati yang adil dan berkelanjutan, diperlukan reformasi tata kelola yang komprehensif, termasuk penetapan batas atas luas wilayah kelapa sawit nasional (CAP) dan desentralisasi sistem energi berbasis masyarakat menggunakan bahan baku alternatif seperti minyak jelantah atau biji karet.