Di tengah krisis iklim, perempuan di Desa Lampo, Donggala, sukses mendobrak batasan sosial untuk mengambil peran strategis dalam menjaga hutan dan menggerakkan ekonomi hijau melalui inovasi teh herbal bawang dayak yang pemasarannya telah menjangkau Jakarta. Keberhasilan ini membuktikan bahwa solusi iklim nyata dari masyarakat lokal telah berjalan, namun keberlanjutannya tetap membutuhkan dukungan kolaborasi yang inklusif serta akses pendanaan iklim yang adil bagi masa depan bumi.